Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

FANA DALAM MA'RIFAT

 Syamsul Arifin Fana dalam makrifat Fana adalah ketiadaan dan kehancuran.Dan lawan dari fana adalah baqa, abadi, dan tetap ada. Seperti Tuhan termasuk kategori abadi dan baqa,sementara selain-Nya atau seluruh makhluk digolongkan ke dalam ketiadaaan, kehancuran, dan fana.Sedangkan fana dalam makna gramatikalnya adalah tidak memandang, memperhatikan, dan menyaksikan keberadaannya sendiri.Yang pasti hal ini tidak berarti asing terhadap dirinya sendiri, namun lebih bermakna bahwa seseorang yang hadir di sisi Tuhan sama sekali tidak melihat eksistensi dirinya sendiri dan dia meniadakan segala sesuatu selain-Nya di dalam hatinya. Maqâm Fana dalam Tasawuf Dalam istilah tasawuf, fana’ berarti penghancuran diri yaitual-fana’‘an al-nafs. Yang dimaksud dengan al-fana’ ‘an al-nafs ialah hancurnya perasaan atau kesadaran seseorang terhadap wujud tubuh kasarnya dan alam sekitarnya. Maqâm adalah suatu derajat dan tingkatan yang telah dicapai oleh seorang Arif setelah bertahun-tahun melewati segal...

NAFAS , ANFAS , TANAFFAS DAN NUFUS

 #NAFAS - NUFUS. Pd saat kita di dlm kandungan, bagaimana kita bernafas ? Mk ini jawabannya : tiada keluar maupun tiada masuk , tiada melalui mulut dan tiada melalui hidung, melainkan hidup pujian tetap dgn Allah Swt,. Sejak NYAWA dimasukan ke dlm jasad seorang manusia di dlm kandungan Ibunya, kemudian lahir ke dunia, hingga sampai dia menghembuskan nafas ter-akhir-nya, mk selama itulah nafasnya tdk sesaatpun berhenti dari berdzikir kpd diri Sang Empunya Diri yaitu Tuhan Semesta Alam. Nyawa itu di tajjalikan oleh Allah Ta'ala dari Jauhar Bashita dan terbagi dalam 4 peringkat yaitu : Nafas, Anfas,Tanafas dan Nufus. Dan sesungguhnya bekerjanya nafas itu adlh diluar kontrol panca indera manusia. 1. Nafas itu letaknya di mulut. 2. Anfas letaknya di hidung. 3. Tanafas letaknya di tengah2 antara telinga kanan dan kiri. 4. Nufus letaknya di jantung. > Berawal hidup nafas karena anfas > Hidup anfas itu karena tanafas > Hidup tanafas itu karena nufus, > Hidup nufus itu dgn sendi...

TURUN NAIK NYA NAFAS UNTUK DZIKIR

 TURUN NAIK NYA NAFAS UNTUK DZIKIR Jika Asma Allah diucapkan sekali saja dengan lisan, itu disebut dzikir (mengingat) lisan, namun jika Nama Allah diingat dengan hati, maka itu akan sebanding dengan dengan tiga puluh lima juta ucapan-ucapan (dzikir) lisan, itulah dzikir hati atau dzikir sirr.. Ada 35 juta pembuluh darah dalam tubuh, dan semua terhubung ke jantung, Jika Nama Allah diucapkan bahkan sekali saja (dengan hati) maka semua yang mengalir mengucapkan juga.. Rasulullah saww bersabda : “Wahai Abu Dzarr, Berzikirlah kepada Allah dengan zikir khamilan” Abu Dzarr bertanya : “Apa itu khamilan?” Sabda Rasul : “Khafi (dalam hati)” TAHAP pertama zikir adalah zikir LISAN, Kemudian zikir KALBU yang cenderung diupayakan dan dipaksakan, Selanjutnya zikir kalbu yang berlangsung secara lugas, tanpa perlu dipaksakan, Serta yang terakhir adalah ketika Allah sudah berkuasa di dalam kalbu disertai sirnanya zikir itu sendiri.. Inilah rahasia dari sabda Nabi saw : ”Siapa ingin bersenang-senang ...